(LA TAHLA) JANGAN MENGELUH UKHTI!

11064554_10205154779682352_1134519638_o

Kenapa harus aku yang menanggung musibah ini?  

Kenapa hidupku sesuram ini?

Berat sekali beban hidupku.

Aku tak bisa melakukan ini, Aku tak sanggup lagi.

Semua orang pasti mempunyai masalah masing-masing. Ada masalah mengenai pekerjaan, perkuliahan, keluarga, pertemanan bahkan juga percintaan. Masalah tersebut kerap kali menimbulkan penderitaan. Kita pernah merasakan sakit hati, kecewa, sedih, dan dikhianati. Itu hanya luka hati. Bagaimana dengan luka fisik? Mungkin terjadi akibat kecelakaan atau juga akibat sakit yang berat. Masalah tersebut bisa hadir di waktu yang bersamaan. Di kala masalah menumpuk dan kesehatan sedang menurun. Terkadang kita merasa sangat lelah dengan semuanya. Lalu apa yang kamu lakukan saat kamu sedang tertekan dan menderita? Kamu terbiasa mengeluh? Menyalahkan keadaan? Atau malah menyalahkan orang lain yang kamu anggap punya andil dalam menyebabkan masalah tersebut?

Manusia memang suka sekali mengeluh. Apalagi seorang wanita, sering sekali. Siapa yang tak kenal hati wanita? Wanita mempunyai hati selembut kapas, penuh simpati, mudah terbawa suasana, dan mudah pula rapuh hatinya. Kita tahu bahwa selembut-lembutnya hati seorang laki-laki masih lembut hati seorang wanita yang paling tegar sekalipun. Kita tak bisa menyangkalnya, hati kita sangatlah rapuh.  Ketika merasa tertekan, kita merasa penderitaan yang sangat menyakitkan. Namun perlukah kita mengeluh?

Sesungguhnya kesulitan dan cobaan adalah bagian dari hidup. Kita mungkin bertanya-tanya kenapa masalah itu ada? Kenapa masalah itu menimpa kita? Sesungguhnya itu adalah ujian dari Allah SWT. Lalu mengapa Allah menguji kita?

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ’Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-Ankabut [29]: 2-3)

Kita sering mengeluh akibat kita tidak bersyukur, kita tidak melihat orang-orang yang ada di sekeliling kita, ada orang yang mendapatkan masalah yang jauh lebih berat dari yang kita hadapi. Ingatlah mereka yang kurang beruntung. Kita akan sadar bahwa masalah yang kita punya hanyalah sebagian kecil dari seluruh permasalahan yang ada di bumi ini. Kita sering mengeluh saat kenyataan yang terjadi ternyata tidak sesuai dengan harapan kita. Mengapa hal tersebut terjadi? Ingat hanya Allah yang tahu apa yang terbaik untuk kita, dialah Sang Perencana Terbaik yang pernah ada. Berbaik sangka lah kepada Allah. Jangan mengeluh ukhti! Bisa saja hal yang tidak kita inginkan tersebut memang kita perlukan nantinya. Syukuri apa yang kita miliki saat ini dan manfaatkan sebaik-baiknya.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”. (QS. Al Baqarah [2] :216)

Semua ujian yang diberikan oleh Allah pasti bisa kita hadapi jika kita yakin dan terus berusaha. Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah malah hanya akan memperparah keadaan. Mengeluh tidak akan memperbaiki semuanya. Bahkan mengeluh hanya akan menciptakan energi negatif, seperti rasa marah dan putus asa. Kita pasti bisa menyelesaikannya. Jangan mengeluh ukhti!

 “Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al Baqarah [2] :286)

Dan janganlah merasa putus asa dan bersedih ketika mendapatkan masalah. Jangan pernah menyerah, kegagalan itu boleh saja terjadi, seperti pepatah mengatakan badai pasti berlalu. Benar. Semuanya akan kembali normal. Masih ada masa depan yang perlu dijalani. Bersabar ukhti, Rasulullah saja begitu sabarnya menghadapi kaum Quraish yang menyakiti beliau saat menyebarkan agama Islam. Bersyukur ukhti, jangan mengeluh!

 “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yg paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS Al- Imran [3]:139)

“….dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yg kafir.” (QS. Yusuf []:12)

Bukankah sudah jelas? Allah sudah menjawab semua pertanyaan kita di dalam Al Qur’an, jauh sebelum masalah itu datang menghampiri kita. Apabila sudah merasa tidak sanggup lagi, mintalah pertolongan kepada Allah SWT. Kita tidak pernah sendirian. Jangan mengurung diri dan lantas bersedih hati. Kita bisa bercerita kepada teman atau sanak saudara, namun dengan tujuan untuk menemukan solusi permasalahan tersebut bukannya untuk melebih-lebihkan masalah atau bahkan menyalahkan keadaan.

“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sholat; dan sesungguhnya sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah semata.” (QS. Al Baqarah [2]:45)

Marilah kita berdoa ukhti agar kita bukan termasuk orang-orang yang suka mengeluh. Berserah dirilah kepada Allah dan yakin bahwa Allah itu sangatlah menyayangi kita dan mencoba membuat kita kuat dengan masalah-masalah tersebut. InsyaAllah semua masalah pasti ada jalan keluarnya, terus berdoa, luruskan niat dan berusaha. Jangan pikirkan bagaimana datangnya pertolongan Allah, karena jika Allah berkehendak, Dia akan mengaturnya yang cara yang tidak terlintas di akal manusia. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Jangan mengeluh ukhti!


Mari Tebar Kebaikan!
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInShare on TumblrPin on Pinterest