MuGath 1 : Be a Great Muslimah

    Assalamu’alaikum sahabat, apa kabar? Semoga selalu berada di dalam lindungan-Nya yaa Aamiin. Sahabat, jika ada yang bertanya kepada kalian bagaimana cara menjadi muslimah yang baik? Apa jawaban kalian? Tentunya setiap muslimah mempunyai jawaban yang berbeda-beda tergantung pada perspektif orang yang menjawabnya, bukan? Nah! Pada tanggal 18 Maret 2016 yang lalu, MuC menyelenggarakan acara yang selalu hadir di setiap kepengurusan FUKI, yaitu MuGath. Kali ini MuGath mengambil tema Be a Great Muslimah dengan pembicara Ibu Siti Aminah, S.Kom, M.Kom. Ruangan 2602 Gedung B Fasilkom UI pun dikunjungi oleh peserta yang satu per satu memasuki ruaMuGath 1 - 01 ngan ingin mendengarkan kajian menarik tersebut.

    Kajian dimulai dengan pembukaan singkat oleh Syifa Nurhayati sebagai MC. Diteruskan dengan tilawah oleh Alifiannisa Lawami Diar yang membaca Surat Al-Waqiah ayat 1-9. Dengan selesainya tilawah singkat, dimulailah materi yang dibawakan oleh Ibu Siti Aminah, S.Kom, M.Kom. Ibu Ami membuka materinya dengan bertanya kepada para peserta kajian tentang sebenarnya apa problem yang dihadapi muslimah saat ini. Beberapa peserta mulai mengangkat tangan dan mencoba menjawab pertanyaan dari Ibu Ami. Ada yang menjawabnya dengan pertanyaan seperti, bagaimana kita tetap menjaga kemuslimahan di lingkungan kerja yang didominasi oleh ikhwan?  Atau bagaimana cara menghadapi tantangan-tantangan sebagai muslimah karena walaupun sudah menutup aurat tetapi masih menjadi target “godaan” bagi para ikhwan? Serta, ada pula yang menjawab dengan statement bahwa terlalu banyak aturan dalam agama islam yang mengatur muslimah sehingga muslimah sulit untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan, tetapi tetap taat berada di jalan-Nya. Wah, pembukaan yang cukup menarik, bukan?

Dengan pertanyaan-pertanyaan itulah Ibu Ami mulai memasuki materi yang dimulai dengan pembahasan bagaimana peran wanita pada zaman dahulu kala dan dilanjutkan dengan penjelasan lainnya. Di akhir materi, Ibu Ami menambahkan nasehat kepada kita sebagai muslimah, yaitu ketika kita ingin berkarir, kita harus tetap ingat peran lainnya, yaitu semisal peran sebagai istri, peran sebagai anak, peran sebagai ibu, peran sebagai saudara dan yang lain sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa wanita dapat berperan di berbagai sektor apapun dengan tetap menjaga kehormatannya sebagai wanita.

Wanita dapat mengoptimalkan peran-peran tersebut dengan berbagai cara, antara lain : berakhlak mulia, menjalankan etika muslimah, berlomba dalam kebaikan, membentuk sinergi, meningkatkan daya pikul dan daya tahan dengan meningkatkan hubungan dengan Allah SWT.

Wah… ternyata peran wanita begitu banyak bukan, sahabat? Marilah kita menjadi wanita yang senantiasa taat kepada-Nya dengan tidak meninggalkan peran kita dalam kehidupan sehari-hari.

Dan acara MuGath kemudian ditutup oleh Syifa Nurhayati dengan pemberian bingkisan dan sertifikat untuk ibu Siti Aminah, S.Kom, M.Kom oleh Ratu Safiyanisa selaku Penanggung Jawab acara. Dilanjutkan dengan foto bersama serta pembagian doorprize. Wah, selamat ya kepada Hasya yang sudah mendapatkan doorprize, dipakai yaa hijabnyaa 😀 Yuk buat sahabat yang belum sempat menghadiri MuGath kemarin, masih ada MuGath-MuGath selanjutnya yang tidak kalah menarik lhoo, ditunggu kehadirannya dan terimakasih bagi yang sudah datang 😉

Wassalamualaikum 🙂

MuGath 1

Berikut terlampir, slide : bit.ly/slideMuGath1 dan notulensi : bit.ly/notulensiMuGath1


Mari Tebar Kebaikan!
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInShare on TumblrPin on Pinterest